Batu Bara || polhukrim.com
Pekerjaan proyek jaringan irigasi perkumpulan petani pemakai air (P3A) yang ada didesa Sukarejo kecamatan Sei Balai,kabupaten Batu bara diduga kuat dikuasai oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan,dan pelaksanaan-nya diduga menyimpan dari perencanaan kegiatan"dan atau spesifikasi.senin,25/06/2023.
Dugaan tersebut terjadi setelah wartawan melakukan investigasi dilokasi kegiatan dan hasilnya, sangat mengecewakan dan cederung dikerjakan secara asal jadi. Disinyalir pelaksana kerja atau kontruksi bangunan jaringan irigasi P3A Desa Sukarejo tidak sesuai dengan perencanaan-nya. pasalnya pada bagian pasangan batu pondasi irigasi sebagian disandarkan ditanah yang ada di perkecil volume bawah,atas di besarkan tanpa ada pengalian untuk kaki pondasi tersebut,Juga drainase tersebut tidak ada dilakukan pengecoran lantai yang ketebalannya 15 CM dan ketebalan kaki untuk pondasi 20 CM Dan lebar dari kaki pondasi 35 CM kanan,35 CM kiri,Itu terlihat saat LSM LRKRI dan LSM MITRA bersama awak media saat Meninjau lokasi.
Dugaan keras proyek jaringan irigasi kelompok P3A dusun VII dan dusun IX desa Sukarejo kecamatan sei balai kabupaten Batu bara, terindikasi telah terjadi Mark up dan korupsi berjamaah untuk meraup keuntungan besar,Pasalnya pekerjaan tersebut dinilai banyak kecurangan didalam pengerjaan dan tidak sesuai spesifikasi alias lari dari gambar yang dibuat oleh konsultan perencanaan. Proyek irigasi P3A merupakan swaklola,sumber anggaran APBN tahun anggaran 2023 P3-GTAI, dengan besaran dana Rp.195 jt per kelompok P3A, namun Dikerjakan oleh kelompok P3A Tani Mekar dan Kelompok P3A Melati secara asal-asalan alias asal jadi.(Tim)
Pekerjaan proyek jaringan irigasi perkumpulan petani pemakai air (P3A) yang ada didesa Sukarejo kecamatan Sei Balai,kabupaten Batu bara diduga kuat dikuasai oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan,dan pelaksanaan-nya diduga menyimpan dari perencanaan kegiatan"dan atau spesifikasi.senin,25/06/2023.
Dugaan tersebut terjadi setelah wartawan melakukan investigasi dilokasi kegiatan dan hasilnya, sangat mengecewakan dan cederung dikerjakan secara asal jadi. Disinyalir pelaksana kerja atau kontruksi bangunan jaringan irigasi P3A Desa Sukarejo tidak sesuai dengan perencanaan-nya. pasalnya pada bagian pasangan batu pondasi irigasi sebagian disandarkan ditanah yang ada di perkecil volume bawah,atas di besarkan tanpa ada pengalian untuk kaki pondasi tersebut,Juga drainase tersebut tidak ada dilakukan pengecoran lantai yang ketebalannya 15 CM dan ketebalan kaki untuk pondasi 20 CM Dan lebar dari kaki pondasi 35 CM kanan,35 CM kiri,Itu terlihat saat LSM LRKRI dan LSM MITRA bersama awak media saat Meninjau lokasi.
Dugaan keras proyek jaringan irigasi kelompok P3A dusun VII dan dusun IX desa Sukarejo kecamatan sei balai kabupaten Batu bara, terindikasi telah terjadi Mark up dan korupsi berjamaah untuk meraup keuntungan besar,Pasalnya pekerjaan tersebut dinilai banyak kecurangan didalam pengerjaan dan tidak sesuai spesifikasi alias lari dari gambar yang dibuat oleh konsultan perencanaan. Proyek irigasi P3A merupakan swaklola,sumber anggaran APBN tahun anggaran 2023 P3-GTAI, dengan besaran dana Rp.195 jt per kelompok P3A, namun Dikerjakan oleh kelompok P3A Tani Mekar dan Kelompok P3A Melati secara asal-asalan alias asal jadi.(Tim)






