Batu Bara || polhukrim.com
Usai membuka secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan turap (dinding penahan tanah), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan peletakan batu pertama tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik dalam program TMMD ke-129 TA 2026. Pembangunan turap diharapkan mampu memperkuat struktur tanah, mencegah abrasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendukung infrastruktur desa yang lebih aman dan berkelanjutan.
Setelah pelaksanaan peletakan batu pertama, rombongan melanjutkan kegiatan dengan penanaman pohon secara simbolis di sekitar lokasi TMMD. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di wilayah Desa Kapal Merah. Melalui program TMMD ke-129 TA 2026, direncanakan sebanyak 1.000 pohon akan ditanam di sekitar lokasi kegiatan. Program penghijauan tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, serta mendukung upaya pelestarian alam untuk generasi mendatang.
Bupati Batu Bara menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0208/Asahan dan Korem 022/Pantai Timur, yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan..
Sementara itu, Danrem 022/Pantai Timur menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pembangunan infrastruktur dan program penghijauan, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga kepelosok desa di Kabupaten Batu Bara.(A.Nduru)
Usai membuka secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan turap (dinding penahan tanah), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan peletakan batu pertama tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik dalam program TMMD ke-129 TA 2026. Pembangunan turap diharapkan mampu memperkuat struktur tanah, mencegah abrasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendukung infrastruktur desa yang lebih aman dan berkelanjutan.
Setelah pelaksanaan peletakan batu pertama, rombongan melanjutkan kegiatan dengan penanaman pohon secara simbolis di sekitar lokasi TMMD. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di wilayah Desa Kapal Merah. Melalui program TMMD ke-129 TA 2026, direncanakan sebanyak 1.000 pohon akan ditanam di sekitar lokasi kegiatan. Program penghijauan tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, serta mendukung upaya pelestarian alam untuk generasi mendatang.
Bupati Batu Bara menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0208/Asahan dan Korem 022/Pantai Timur, yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan..
Sementara itu, Danrem 022/Pantai Timur menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pembangunan infrastruktur dan program penghijauan, diharapkan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga kepelosok desa di Kabupaten Batu Bara.(A.Nduru)




