Batu Bara || polhukrim.com
Usai upacara, Bupati Batu Bara bersama Danrem meninjau lokasi pelaksanaan TMMD di Desa Kapal Merah,Kecamatan Nibung Hangus. Pada kesempatan tersebut dilakukan peletakan batu pertama pembangunan tanggul serta penanaman 1.000 pohon sebagai simbol dimulainya kegiatan fisik TMMD.
Program TMMD ke-129 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, setelah sebelumnya diawali kegiatan pra-TMMD pada 15 Juni hingga 15 Juli 2026.
Adapun sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 1.000 meter dengan tinggi 1,7 meter di Desa Kapal Merah, pembangunan lima unit sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, serta rehabilitasi sebuah mushala.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, di antaranya sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan keluarga berencana dan kesehatan, penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat, penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan Posyandu, penanaman 1.000 pohon, pemberian 100 paket makanan bergizi bagi anak stunting sebagai upaya percepatan penurunan stunting, serta kegiatan pembersihan sungai dan parit. Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Desa yang maju akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah” ujar Bupati.
Bupati Baharuddin menambahkan, pelaksanaan TMMD menjadi bagian penting dalam mendukung prioritas pembangunan daerah melalui peningkatan aksesibilitas masyarakat, pembukaan keterisolasian wilayah, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh demi menyukseskan program TMMD.
Bupati Batu Bara turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas TMMD, khususnya Kodim 0208/Asahan, atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Batu Bara.
Usai upacara, Bupati Batu Bara bersama Danrem meninjau lokasi pelaksanaan TMMD di Desa Kapal Merah,Kecamatan Nibung Hangus. Pada kesempatan tersebut dilakukan peletakan batu pertama pembangunan tanggul serta penanaman 1.000 pohon sebagai simbol dimulainya kegiatan fisik TMMD.
Program TMMD ke-129 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, setelah sebelumnya diawali kegiatan pra-TMMD pada 15 Juni hingga 15 Juli 2026.
Adapun sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan tembok penahan tanah sepanjang 1.000 meter dengan tinggi 1,7 meter di Desa Kapal Merah, pembangunan lima unit sumur bor, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, serta rehabilitasi sebuah mushala.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, di antaranya sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan keluarga berencana dan kesehatan, penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat, penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan Posyandu, penanaman 1.000 pohon, pemberian 100 paket makanan bergizi bagi anak stunting sebagai upaya percepatan penurunan stunting, serta kegiatan pembersihan sungai dan parit. Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyadari bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Desa yang maju akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah” ujar Bupati.
Bupati Baharuddin menambahkan, pelaksanaan TMMD menjadi bagian penting dalam mendukung prioritas pembangunan daerah melalui peningkatan aksesibilitas masyarakat, pembukaan keterisolasian wilayah, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh demi menyukseskan program TMMD.
Bupati Batu Bara turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas TMMD, khususnya Kodim 0208/Asahan, atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Batu Bara.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan tersebut. Mari kita jadikan TMMD sebagai momentum memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun Kabupaten Batu Bara yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
(A.Nduru)



