Padang Lawas || polhukrim.com
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Dari STAIN MADINA melaksanakan program Edukasi Keagamaan di Desa Pasar Huristak, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan dilaksanakan di bawah Kepemimpinan Muhammad Daswar dan Riski Ananda, yang masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Kelompok KKN 22, bersama jajaran kepengurusan yang terdiri atas Rani Wariska sebagai Bendahara,Robiana Hidayanti Siregar, Anwar Nasution,Atikah Febriani sebagai Humas,Reni Hairani,Yenni Wardana sebagai Publikasi,Dokumentasi,dan Desain (PDD) serta Allyana Lubis, Nur Adilah sebagai Divisi Acara.
Program ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang sejak tahun 2020 telah menjadi pusat pembelajaran bagi anak-anak setiap selesai salat maghrib. Hingga saat ini, pengajian tersebut tetap aktif berjalan dengan jumlah peserta sekitar 40 anak. Seluruh proses pembelajaran diselenggarakan secara cuma-Cuma tanpa memungut biaya apapun dari peserta,sehingga setiap anak memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan agama. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 22 meliputi edukasi tharah, pembelajaran tata cara salat wajib, pelatihan praktik salat jenazah, serta pembinaan baca tulis Al-Qu’an. Di antara seluruh rangkain program tersebut, pelatihan salat jenazah menjadi salah satu kegiatan yang paling mendapat perhatian karena dinilai memiliki nilai edukatif sekaligus sosial yang sangat penting. Melalui pelatihan ini, anak-anak dibekali pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan fardu kifayah sebagai bekal yang kelak dapat mereka implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Keberadaan pengajian ini menjadi potret nyata bahwa pendidikan keagamaan tidak selalu bergantung pada fasilitas yang megah ataupun biaya yang besar. Selama lebih dari 6 tahun, kegiatan belajar mengajar terus berlangsung secara istiqamah dengan semangat keikhlasan dari para pengajar dan masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama masih terjaga dengan baik.(Ahmad Fauzi)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Dari STAIN MADINA melaksanakan program Edukasi Keagamaan di Desa Pasar Huristak, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan dilaksanakan di bawah Kepemimpinan Muhammad Daswar dan Riski Ananda, yang masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Kelompok KKN 22, bersama jajaran kepengurusan yang terdiri atas Rani Wariska sebagai Bendahara,Robiana Hidayanti Siregar, Anwar Nasution,Atikah Febriani sebagai Humas,Reni Hairani,Yenni Wardana sebagai Publikasi,Dokumentasi,dan Desain (PDD) serta Allyana Lubis, Nur Adilah sebagai Divisi Acara.
Program ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang sejak tahun 2020 telah menjadi pusat pembelajaran bagi anak-anak setiap selesai salat maghrib. Hingga saat ini, pengajian tersebut tetap aktif berjalan dengan jumlah peserta sekitar 40 anak. Seluruh proses pembelajaran diselenggarakan secara cuma-Cuma tanpa memungut biaya apapun dari peserta,sehingga setiap anak memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan agama. Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 22 meliputi edukasi tharah, pembelajaran tata cara salat wajib, pelatihan praktik salat jenazah, serta pembinaan baca tulis Al-Qu’an. Di antara seluruh rangkain program tersebut, pelatihan salat jenazah menjadi salah satu kegiatan yang paling mendapat perhatian karena dinilai memiliki nilai edukatif sekaligus sosial yang sangat penting. Melalui pelatihan ini, anak-anak dibekali pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan fardu kifayah sebagai bekal yang kelak dapat mereka implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Keberadaan pengajian ini menjadi potret nyata bahwa pendidikan keagamaan tidak selalu bergantung pada fasilitas yang megah ataupun biaya yang besar. Selama lebih dari 6 tahun, kegiatan belajar mengajar terus berlangsung secara istiqamah dengan semangat keikhlasan dari para pengajar dan masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap pendidikan agama masih terjaga dengan baik.(Ahmad Fauzi)



