Mandailing Natal || polhukrim.com
Akibat terbawa derasnya arus Sungai Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, seorang gadis remaja warga Desa Laru Pasar yang masih berstatus pelajar SMP Negeri 1 Tambangan ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal dunia, Kamis (15/9/22)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi mata yang merupakan rekan korban, sehabis makan siang dipinggir sungai, tepatnya sekitar pukul 15:30 Wib, korban bersama 9 orang temannya mandi-mandi disungai batang gadis, disaat sedang asyik mandi 3 orang diantara mereka hanyut terbawa arus sungai, 2 orang berhasil diselamatkan oleh seorang penambang pasir bernama Salam Matondang namun satu orang lagi tidak dapat diselamatkan.
Kemudian Babinsa bersama beberapa warga setempat terjun kesungai melakukan pencarian, dalam waktu yang tidak berapa lama korban akhirnya ditemukan berjarak sekitar 200 meter dari titik tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Camat Tambangan (Muslih) yang dikonfirmasi media mengatakan kondisi korban ditemukan telah meninggal dunia dan sekarang telah di bawa ke rumah duka di Kelurahan Laru Pasar.
Ia juga menghimbau kepada seluruh kepala desa di wilayahnya agar memberikan peringatan kepada warganya masing-masing untuk selalu berhati-hati dalam melakukan setiap aktifitas di Daerah Aliran Sungai Batang Gadis.
”Karena sudah sering kejadian tentang adanya warga yang hanyut di sungai ini, saya sudah himbau kepala desa yang berada di aliran sungai untuk memberikan peringatan berupa pemberitahuan kepada warganya agar selalu berhati – hati dalam melakukan aktivitas di sekitaran sungai,”pungkasnya. (Dikutip dari berita madinapos.com).(Suaib/MJ)




