Mandailing Natal || polhukrim.com
Ketua Rekan Indonesia Kabupaten Mandailing Natal 'Mulyadi P Jambak menghimbau kepada seluruh orangtua maupun para guru agar selalu memperhatikan serta menjaga anak anak disekolah untuk tidak terlalu bebas membeli jajanan yang diduga masih banyak menggunakan zat yang membahayakan bagi tubuh dan IQ anak anak disekolah.
“Kami menghimbau kepada seluruh orangtua dan guru agar selalu waspada terhadap jajanan anak-anak disekolah, sebab kami menduga masih banyak yang menggunakan bahan-bahan berbahaya untuk dikonsumsi, misalnya zat pewarna, pengawet, pemanis serta mengandung kolesterol tinggi."ungkap Mulyadi
Ia beranggapan, tentunya apabila ini tidak dikontrol,maka nantinya akan bisa berdampak terhadap kesehatan anak.
Sebab, dalam membeli makanan atau minuman anak-anak lebih memilih yang berwarna mencolok.
Menurutnya, makanan dan minuman yang berwarna belum tentu sehat, maka dari itu sangat penting sekolah juga memberikan pemahaman terkait jajanan sehat.
“anak harus diberitahu atau diberikan pemahaman soal makanan dan minuman yang berwarna mencolok itu belum tentu aman," kata ketua rekan indonesia.
Selain itu, anak juga harus dilatih untuk mengetahui jajanan sehat dan bersih serta memperhatikan sipenjual dari jajanan tersebut. Misalnya, apakah penjual makanan menggunakan sarung tangan? apakah ada lalat atau tidak di dalam makanan atau makanan tersebut sering dihinggapi oleh lalat?
Dan tentunya semua ini juga tidak luput dari peran serta semuanya terutama dari dinas kesehatan agar selalu bersosialisasi ke setiap sekolah guna untuk memberikan pandangan pemahaman bagi anak seputar makanan sehat layak konsumsi."pungkasnya.(MJ).
Ketua Rekan Indonesia Kabupaten Mandailing Natal 'Mulyadi P Jambak menghimbau kepada seluruh orangtua maupun para guru agar selalu memperhatikan serta menjaga anak anak disekolah untuk tidak terlalu bebas membeli jajanan yang diduga masih banyak menggunakan zat yang membahayakan bagi tubuh dan IQ anak anak disekolah.
“Kami menghimbau kepada seluruh orangtua dan guru agar selalu waspada terhadap jajanan anak-anak disekolah, sebab kami menduga masih banyak yang menggunakan bahan-bahan berbahaya untuk dikonsumsi, misalnya zat pewarna, pengawet, pemanis serta mengandung kolesterol tinggi."ungkap Mulyadi
Ia beranggapan, tentunya apabila ini tidak dikontrol,maka nantinya akan bisa berdampak terhadap kesehatan anak.
Sebab, dalam membeli makanan atau minuman anak-anak lebih memilih yang berwarna mencolok.
Menurutnya, makanan dan minuman yang berwarna belum tentu sehat, maka dari itu sangat penting sekolah juga memberikan pemahaman terkait jajanan sehat.
“anak harus diberitahu atau diberikan pemahaman soal makanan dan minuman yang berwarna mencolok itu belum tentu aman," kata ketua rekan indonesia.
Selain itu, anak juga harus dilatih untuk mengetahui jajanan sehat dan bersih serta memperhatikan sipenjual dari jajanan tersebut. Misalnya, apakah penjual makanan menggunakan sarung tangan? apakah ada lalat atau tidak di dalam makanan atau makanan tersebut sering dihinggapi oleh lalat?
Dan tentunya semua ini juga tidak luput dari peran serta semuanya terutama dari dinas kesehatan agar selalu bersosialisasi ke setiap sekolah guna untuk memberikan pandangan pemahaman bagi anak seputar makanan sehat layak konsumsi."pungkasnya.(MJ).



