Musi Rawas || polhukrim.com
SPBU Mataram Tugumulyo yang berada dijalan poros merasi Tugumulyo. Dimana SPBU ini menyediakan BBM jenis solar dan partalite untuk berbagai jenis kendaraan roda dua dan empat.
Adapun SPBU ini pernah ditindak aparat kepolisian dikarenakan kedapatan menjual solar skala besar kepada para pengumpul dengan modus mobil tang modifikasi, sehingga timbul antrian panjang membuat para sopir mengeluh, bahkan masyarakat sekitar merasa terganggu dengan antrian yang menutupi usaha mereka di pinggir jalan akibat tertutup antrian mobil.
Salah satu Masyarakat yang dikonfirmasi wartawan mengatakan Hal ini seperti nya tidak membuat jera bagi pihak SPBU Mataram Tugumulyo, dimana hari ini Sabtu (11/03/2023) masih terlihat antrian mobil untuk mengisi solar, bahkan kami masyarakat yang sudah resah dikarenakan selalu menimbulkan antrian panjang dan hampir separuh bahu jalan dipakai oleh para antrian mobil untuk mengisi solar, namun pihak SPBU terkesan membiarkan saja,ucapnya.
Terpisah, awak media mengkonfirmasikan hal ini kepada pihak SPBU melalui pesan WhatsApp, namun Manager SPBU bernama topo ketika dihubungi tidak menjawab dan hanya membalas pesan whatsapp meminta agar tidak menaikan terkait berita SPBU ini. (Her)
SPBU Mataram Tugumulyo yang berada dijalan poros merasi Tugumulyo. Dimana SPBU ini menyediakan BBM jenis solar dan partalite untuk berbagai jenis kendaraan roda dua dan empat.
Adapun SPBU ini pernah ditindak aparat kepolisian dikarenakan kedapatan menjual solar skala besar kepada para pengumpul dengan modus mobil tang modifikasi, sehingga timbul antrian panjang membuat para sopir mengeluh, bahkan masyarakat sekitar merasa terganggu dengan antrian yang menutupi usaha mereka di pinggir jalan akibat tertutup antrian mobil.
Salah satu Masyarakat yang dikonfirmasi wartawan mengatakan Hal ini seperti nya tidak membuat jera bagi pihak SPBU Mataram Tugumulyo, dimana hari ini Sabtu (11/03/2023) masih terlihat antrian mobil untuk mengisi solar, bahkan kami masyarakat yang sudah resah dikarenakan selalu menimbulkan antrian panjang dan hampir separuh bahu jalan dipakai oleh para antrian mobil untuk mengisi solar, namun pihak SPBU terkesan membiarkan saja,ucapnya.
Terpisah, awak media mengkonfirmasikan hal ini kepada pihak SPBU melalui pesan WhatsApp, namun Manager SPBU bernama topo ketika dihubungi tidak menjawab dan hanya membalas pesan whatsapp meminta agar tidak menaikan terkait berita SPBU ini. (Her)
@pertamina, @satgasmigas




