Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur Kota Padang sejak Kamis (13/7/2023) malam kemarin hingga Jumat (14/7/2023) pagi, menyebabkan sebagian besar wilayah di kota Padang digenangi banjir.
Ketinggian banjir yang mencapai satu meter di beberapa lokasi itu pun, sontak membuat warga panik dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Beberapa kawasan yang terendam banjir di Kota Padang akibat nya masyarakat terdampak sehingga barang-barang keluarga menjadi korban basah dan mengalami kerusakan sehingga kerugian cukup serius yang dialami oleh warga.
Seperti wawancara via telepon gegam (tidak bisa turun kelapangan karena masih tergenang air di beberapa titik arus lalu lintas) kepada salah satu warga sekitar lokasi terjadi longsor bahwa "kejadian tersebut sekitar jam 03.00 WIB subuh akibat deras hujan sehingga terjadi longsor dan dapur nya cukup mengalami kerusakan berat".
"Sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak yang dapat mengavakuasi untuk membersihkan bekas longsor tersebut agar peralatan dapur yang masih bagus bisa di kumpulkan" Tutup warga tersebut. Tersiar juga pada pagi hari surat edaran dari dinas pendidikan pemerintah kota Padang bahwa sekolah diliburkan pada hari ini sehubungan curah hujan yang terus deras dan banjir yang teruss membesar edaran tersebut di share melalui media Whatsapp demikian bunyinya :
"*INFO PENTING*
*LIBUR DARURAT BANJIR*
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sesuai arahan dari Dinas Pendidikan kota melalui pesan WhatApp Kedinasan Kota Padang dan kondisi beberapa lokasi tempat tinggal guru, karyawan, dan orang tua peserta didik yang berdampak banjir, maka sekolah *DILIBURKAN.*
Demikian informasi ini, kami sampaikan.
Terimakasih atas perhatian dan kerjasama ayah bunda.
السلام عليكم ورحمة الله
وبركاته
Juga terdapat himbauan dari pemerintah Kota Padang bahwa
"Bagi masyarakat yang memerlukan evakuasi kita akan evakuasi ke tempat pengungsian yang disediakan. Selain itu kita juga berupaya siapkan dapur umum di beberapa titik lokasi yang terkena banjir. Semoga musibah ini segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasa lagi, personil BPBD dan Tim Reaksi Cepat (TRC) di beberapa OPD terkait gerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir telah di siap siagakan.
Jurnalis : Marinus Zega







