Pagar Alam || polhukrim.com
Kepala Dinas Sosial Kota Pagar alam Joni,SE.MM.bersama tim kuasa hukum korban Neko Ferlyno,SH.C.P.L melakukan konferensi pers di sela-sela koordinasi antara kadis Dinsos dan Kuasa Hukum Korban di kantor Dinas Sosial Kota Pagar alam.Sabtu,15/06/2024
Kantor dinas sosial kelihatan sepi tidak seperti biasanya, dikarenakan hari libur untuk aktivitas perkantoran tutup.
Menurut kadis Dinsos mengatakan bahwa sekalipun hari libur akan tetapi karena panggilan hati nurani, dan kita tetap berfokus terhadap kasus kekerasan seksual anak di bawah umur yang sedang viral saat ini yang diduga di lakukan oleh oknum guru pada salah satu SMA kota Pagaralam, maka saya tetap meluangkan waktu untuk berkoordinasi dengan kuasa hukum korban,kata Joni.
Lanjutnya,Koordinasi ini kami lakukan sebagai bentuk langkah kegiatan tindak lanjut dari kegiatan yang dilakukan oleh tim petugas dari dinas sosial bidang perlindungan anak yang di tugaskan oleh Kemensos sebagai perpanjangan tangan kementerian sosial di kota Pagaralam, jelasnya.
Ketika jurnalis dari polhukrim.com menanyakan kepada Neko ferlyno,SH CPL. terkait koordinasi apa yang di lakukan hari ini bersama kadis Dinsos Kota Pagar Alam, Neko mengatakan bahwa "koordinasi hari ini seperti apa yang di sampaikan kepala dinas sosial tadi bahwa timm petugas dinas sosial telah melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawab nya sebagai petugas dinas sosial, dalam kewenangannya di bidang perlindungan anak dan bagian dari laporan dinas sosial telah di jalankan dan kami selaku tim kuasa hukum korban memastikan tidak adanya hambatan dalam penyimpulan laporan asesmen yang akan segera di serahkan kepada pihak penyidik Perkara kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut.
Lanjutnya,koordinasi hari ini membicarakan langkah apa yang akan di lakukan selanjutnya terhadap korban, sebenarnya hari ini hari libur tapi benar apa yang di katakan kepada dinas sosial kota Pagaralam tadi bahwa ketika panggilan hati nurani memanggil maka kata libur pun seolah tak berguna bagi kami,karena kami, baik dinas sosial maupun institusi terkait ingin kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut segera di ungkap dan di tangkap pelakunya oleh aparat penegak hukum kata Neko.
Hal ini di benarkan oleh Joni selaku kepala Dinas Sosial Kota Pagaralam, mengatakan "Kami dari dinas sosial akan mempercepat langkah dan kewenangan kami melalui petugas dinas sosial yang mendampingi korban,karena kami ingin hal ini tidak terulang lagi di kota Pagaralam khususnya dunia pendidikan di kota Pagaralam.
Lanjutnya, mengatakan "anak anak merupakan generasi penerus bangsa harus dipastikan mereka menjalani aktivitas dalam dunia pendidikan dalam situasi yang aman,nyaman,dan bersahabat, jauh dari dampak negatif yang mengakibatkan trauma psikologis kepada anak.ujar Joni.
Kuasa hukum korban Neko di sela keakraban komunikasi dengan kepala dinas sosial kota Pagaralam, Neko berharap pemerintah kota Pagar alam dan DPRD Kota Pagaralam bila perlu harus menambah anggaran yang lebih besar agar pelaksanaan pencegahan terhadap kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut dapat di maksimalkan, hal ini demi mewujudkan kota Pagaralam yang "Berakhlak" kalau pencegahan telah di lakukan secara maksimal kami yakin hal- hal seperti ini dapat di tiadakan di kota Pagaralam yang kita sayangi ini, tuturnya.
Di penghujung koordinasi yang hangat tersebut keduanya, mereka sepakat bahu-membahu, bersinergi,dan saling menguatkan satu sama lainnya termasuk para jurnalis sebagai ujung tombak informasi secara informatif dan kontrol sosial kemasyarakatan serta Demi menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan yang mengedepankan sisi manusiawi,tutup keduanya.
Junalis : Narto
Kepala Dinas Sosial Kota Pagar alam Joni,SE.MM.bersama tim kuasa hukum korban Neko Ferlyno,SH.C.P.L melakukan konferensi pers di sela-sela koordinasi antara kadis Dinsos dan Kuasa Hukum Korban di kantor Dinas Sosial Kota Pagar alam.Sabtu,15/06/2024
Kantor dinas sosial kelihatan sepi tidak seperti biasanya, dikarenakan hari libur untuk aktivitas perkantoran tutup.
Menurut kadis Dinsos mengatakan bahwa sekalipun hari libur akan tetapi karena panggilan hati nurani, dan kita tetap berfokus terhadap kasus kekerasan seksual anak di bawah umur yang sedang viral saat ini yang diduga di lakukan oleh oknum guru pada salah satu SMA kota Pagaralam, maka saya tetap meluangkan waktu untuk berkoordinasi dengan kuasa hukum korban,kata Joni.
Lanjutnya,Koordinasi ini kami lakukan sebagai bentuk langkah kegiatan tindak lanjut dari kegiatan yang dilakukan oleh tim petugas dari dinas sosial bidang perlindungan anak yang di tugaskan oleh Kemensos sebagai perpanjangan tangan kementerian sosial di kota Pagaralam, jelasnya.
Ketika jurnalis dari polhukrim.com menanyakan kepada Neko ferlyno,SH CPL. terkait koordinasi apa yang di lakukan hari ini bersama kadis Dinsos Kota Pagar Alam, Neko mengatakan bahwa "koordinasi hari ini seperti apa yang di sampaikan kepala dinas sosial tadi bahwa timm petugas dinas sosial telah melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawab nya sebagai petugas dinas sosial, dalam kewenangannya di bidang perlindungan anak dan bagian dari laporan dinas sosial telah di jalankan dan kami selaku tim kuasa hukum korban memastikan tidak adanya hambatan dalam penyimpulan laporan asesmen yang akan segera di serahkan kepada pihak penyidik Perkara kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut.
Lanjutnya,koordinasi hari ini membicarakan langkah apa yang akan di lakukan selanjutnya terhadap korban, sebenarnya hari ini hari libur tapi benar apa yang di katakan kepada dinas sosial kota Pagaralam tadi bahwa ketika panggilan hati nurani memanggil maka kata libur pun seolah tak berguna bagi kami,karena kami, baik dinas sosial maupun institusi terkait ingin kasus kekerasan seksual terhadap anak tersebut segera di ungkap dan di tangkap pelakunya oleh aparat penegak hukum kata Neko.
Hal ini di benarkan oleh Joni selaku kepala Dinas Sosial Kota Pagaralam, mengatakan "Kami dari dinas sosial akan mempercepat langkah dan kewenangan kami melalui petugas dinas sosial yang mendampingi korban,karena kami ingin hal ini tidak terulang lagi di kota Pagaralam khususnya dunia pendidikan di kota Pagaralam.
Lanjutnya, mengatakan "anak anak merupakan generasi penerus bangsa harus dipastikan mereka menjalani aktivitas dalam dunia pendidikan dalam situasi yang aman,nyaman,dan bersahabat, jauh dari dampak negatif yang mengakibatkan trauma psikologis kepada anak.ujar Joni.
Kuasa hukum korban Neko di sela keakraban komunikasi dengan kepala dinas sosial kota Pagaralam, Neko berharap pemerintah kota Pagar alam dan DPRD Kota Pagaralam bila perlu harus menambah anggaran yang lebih besar agar pelaksanaan pencegahan terhadap kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut dapat di maksimalkan, hal ini demi mewujudkan kota Pagaralam yang "Berakhlak" kalau pencegahan telah di lakukan secara maksimal kami yakin hal- hal seperti ini dapat di tiadakan di kota Pagaralam yang kita sayangi ini, tuturnya.
Di penghujung koordinasi yang hangat tersebut keduanya, mereka sepakat bahu-membahu, bersinergi,dan saling menguatkan satu sama lainnya termasuk para jurnalis sebagai ujung tombak informasi secara informatif dan kontrol sosial kemasyarakatan serta Demi menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan yang mengedepankan sisi manusiawi,tutup keduanya.
Junalis : Narto


