Tebing Tinggi || polhukrim.com
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lapas kelas IIB tebing tinggi sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat wilayah bebas korupsi (WBK) pada Selasa,25/11/2025.
Studi tiru dilakukan sebagai upaya konkret mengadopsi praktik yang baik dimana telah berhasil diterapkan oleh lapas tebing tinggi yang sebelumnya meraih predikat WBK pada tahun 2024 yang lalu.
Rombongan lapas Labuhan Ruku dipimpin langsung oleh kalapas labuhan ruku Soetopo Berutu didampingi sekretaris tim ZI Deni Sinaga, ketua Pokja 5 Daniel Simanjuntak, serta perwakilan dari tiap-tiap kelompok kerja (Pokja).
Kedatangan rombongan lapas Labuhan Ruku disambut oleh kalapas tebing tinggi Dede Mulyadi beserta jajaran tim pembangunan Zona Integritas Lapas Tebing Tinggi. Kegiatan berlangsung di aula lapas tebing tinggi yang diawali dengan sambutan kalapas labuhan ruku.
Dalam sambutan kalapas labuhan ruku menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan komitmen lapas labuhan ruku untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap komponen ZI berjalan efektif.
Sambutan dan penamparan kalapas tebing tinggi Dede Mulyadi, menguraikan analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengelolaan pelayanan publik dilingkungan lapas.
Ketua tim pembangunan ZI lapas tebing tinggi Rosanna Sembiring turut memberikan penjelasan mendalam terkait strategi implementasi ZI serta konsistensi dalam menjaga budaya kerja berintegritas.
Setelah itu,sesi tanya jawab berlangsung interaktif antara tim lapas labuhan ruku dan tim lapas tebing tinggi serta membahas berbagai langkah teknis dan pendekatan yang telah terbukti efektif dalam meraih predikat WBK.
Setelah selesai agenda di aula lapas tebing tinggi,rombongan melakukan peninjauan langsung di beberapa area pelayanan pendaftaran kunjungan,area penggeledahan, ruang kunjungan,serta berbagai fasilitas lainnya.
Selain itu, rombongan lapas Labuhan Ruku juga meninjau area dapur untuk melihat standar operasional penyediaan makanan bagi warga binaan serta area ketahanan pangan.
Kalapas labuhan ruku menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan lapas tebing tinggi dalam berbagi pengalaman. "Kami berharap ilmu dan praktik baik yang kami pelajari hari ini, dapat memperkuat langkah lapas labuhan ruku dalam mencapai predikat WBK, ini adalah komitmen bersama seluruh jajaran" ujarnya.(red)
Penulis : admin Polhukrim.com
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lapas kelas IIB tebing tinggi sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat wilayah bebas korupsi (WBK) pada Selasa,25/11/2025.
Studi tiru dilakukan sebagai upaya konkret mengadopsi praktik yang baik dimana telah berhasil diterapkan oleh lapas tebing tinggi yang sebelumnya meraih predikat WBK pada tahun 2024 yang lalu.
Rombongan lapas Labuhan Ruku dipimpin langsung oleh kalapas labuhan ruku Soetopo Berutu didampingi sekretaris tim ZI Deni Sinaga, ketua Pokja 5 Daniel Simanjuntak, serta perwakilan dari tiap-tiap kelompok kerja (Pokja).
Kedatangan rombongan lapas Labuhan Ruku disambut oleh kalapas tebing tinggi Dede Mulyadi beserta jajaran tim pembangunan Zona Integritas Lapas Tebing Tinggi. Kegiatan berlangsung di aula lapas tebing tinggi yang diawali dengan sambutan kalapas labuhan ruku.
Dalam sambutan kalapas labuhan ruku menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan komitmen lapas labuhan ruku untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap komponen ZI berjalan efektif.
Sambutan dan penamparan kalapas tebing tinggi Dede Mulyadi, menguraikan analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengelolaan pelayanan publik dilingkungan lapas.
Ketua tim pembangunan ZI lapas tebing tinggi Rosanna Sembiring turut memberikan penjelasan mendalam terkait strategi implementasi ZI serta konsistensi dalam menjaga budaya kerja berintegritas.
Setelah itu,sesi tanya jawab berlangsung interaktif antara tim lapas labuhan ruku dan tim lapas tebing tinggi serta membahas berbagai langkah teknis dan pendekatan yang telah terbukti efektif dalam meraih predikat WBK.
Setelah selesai agenda di aula lapas tebing tinggi,rombongan melakukan peninjauan langsung di beberapa area pelayanan pendaftaran kunjungan,area penggeledahan, ruang kunjungan,serta berbagai fasilitas lainnya.
Selain itu, rombongan lapas Labuhan Ruku juga meninjau area dapur untuk melihat standar operasional penyediaan makanan bagi warga binaan serta area ketahanan pangan.
Kalapas labuhan ruku menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan lapas tebing tinggi dalam berbagi pengalaman. "Kami berharap ilmu dan praktik baik yang kami pelajari hari ini, dapat memperkuat langkah lapas labuhan ruku dalam mencapai predikat WBK, ini adalah komitmen bersama seluruh jajaran" ujarnya.(red)
Penulis : admin Polhukrim.com




