Keluarga Besar PGMI Buka Puasa Bersama Dosen STAIN MADINA
Keterangan photo; Photo bersama KB. program Studi PGMI STAIN Madina, dalam acara buka puasa bersama dengan para Dosen, kamis(5/3/2026). Teks dan photo; Ist.
Mandailing Natal –polhukrim.com- Keluarga Besar Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para dosen pada Kamis, 05 Maret 2026, sebagai bentuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini dihadiri oleh mahasiswa PGMI serta para dosen STAIN Mandailing Natal. Momentum buka puasa bersama tersebut menjadi ajang memperkuat hubungan akademik sekaligus membangun kedekatan emosional antara mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Ketua HMPS PGMI, Nur Latifah, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan upaya mahasiswa untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan dosen serta memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Program Studi PGMI.
“Momentum Ramadan ini kami harapkan dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antara mahasiswa dan para dosen, sehingga tercipta lingkungan akademik yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina HMPS PGMI, Arafatus Soraya, M.Pd, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter mahasiswa serta memperkuat hubungan antara civitas akademika.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, saling menghargai, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi PGMI, Rahmi Seri Hanida, M.Pd, juga menyampaikan nasihat kepada para mahasiswa agar terus menjaga semangat belajar, meningkatkan kedisiplinan, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki diri baik secara akademik maupun spiritual.
Ia menekankan bahwa mahasiswa PGMI sebagai calon pendidik di masa depan harus mampu menanamkan nilai-nilai akhlak, tanggung jawab, dan integritas sejak dini agar kelak dapat menjadi guru yang berkualitas dan menjadi teladan bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan berbuka puasa yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Peliput: Rahman.



