Bungo|| polhukrim.com
Prokram bedah rumah di desa empelu kec,tanah sepenggal kab,Bungo,/jambi Diduga mungut biaya dua juta lima ratus ribu rupiah per Yunit,
Masarakat desa empelu kecematan tanah sepenggal kabupaten Bungo/Jambi Dapat bantuan bedah rumah sebayak lima belas rumah dari sumber dana APBN Melalui kementrian PUPR pusat , bantuan stimulan perumahan suadaya,(BSPS)
Sarat mendapat bedah rumah tersebut harus di bentuk pengurus atau panitia pelaksana, yang di tujuk oleh masarakat desa empelu tersebut dalam kepengurusan yaitu, 1 Masri sebagai ketua RT pulau indah 2 nama panggilan di desa empelu nadmi sebagai kepala kampung pasir putih,di desa empelu, apapun keluhan masarakat bisa melapor ke pengurus atau panitia tersebut, Ada pun bantuan rumah tersebut dari pemerintah Satu rumah di kucur kan dana kurang lebih dua puluh juta rupiah, Masarakat yang berhak penerima rumah bedah tersebut ada lima belas rumah,
Bantuan rumah tersebut Tidak menerima dana tunai di ganti dengan material sebayak tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah,untuk upah sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,jadi total keseluruhan nya dua. Puluh juta rupiah, Dalam bantuan tersebut oknum pengurus diduga mencari keuntungan dalam kesempatan tersebut penerima bantuan tersebut di mintak uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,sehingga masarakat kecewa kata nya gratis kok masih ada pungutan, Kamis 7 Juli 2022 Kami dari tim media dapat laporan dari masarakat desa empelu tersebut kami lansung turun kelapagan guna untuk mengecek benaran nya,setelah sampai di lapagan kami temukan lansung narasumber tersebut di kediaman nya di kampung pulau indah,berinisial (i)(t)(f)(y) dia menjelaskan kepada kami,memang benar ada pungutan sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,yang mungut uang tersebut pengurus (panitia)berinisial (m) Yang sangat di sayangkan inisial (i)tuna netra( buta),masih juga di pungut uang nya.mana hati nurani nya.
kata nya siapa yang mau dapat bedah rumah harus membayar uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah, kalau tidak mau bayar uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,tidak dapat bantuan bedah rumah tersebut, ini mau kami pindahkan ke orang lain,tutur inisial(i) sementara,kami memang butuh bantuan bedah rumah mau tidak mau kami bayar lah uang tersebut sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah, sementara rumah kami layak di bantu,
Pada hari yang sama kami dari tim media kerumah kediaman kades (Rio)sekitar jam 5 sore sampai di situ kami lansung mintak tangapan tersebut, kepada kades (Rio) desa empelu,dia mengatakan ke pada kami aku sebagai kades (Rio) tidak tau ada pungutan tersebut,kalau memang ada pungutan tersebut harus di balikan kepada yang bersangkutan,berani berbuat berani tangung jawab sementara ini tidak ada pungutan apa pun,apa lagi masala uang,
Pada hari yang sama Kami dari tim media lansung turun mau kompermasi atau kebenaran nya kediaman pengurus bedah rumah,yang berinisial (m) tersebut beralamat di kampung pulau indah desa empelu kebetulan pengurus tersebut tidak ada di tempat (rumah)merasa tidak ada di tempat kami lansung kompermasi melalui whatsapp tidak ada balasan,sedikit pun,
Setelah itu kami lansung ke pengurus yang lain nya lagi beralamat di kampung pasir putih yg berinisial (n) tidak ada juga di tempat Ahir nya kami kompermasi melalui WhatsApp dia mengatakan, saya sudah di keluarkan kan jadi pengurus tersebut,tidak mengurus itu lagi,
Kami dari media mintak tolong pada dinas terkait atau A,P,H usut tuntas masala tersebut,(abu)
Prokram bedah rumah di desa empelu kec,tanah sepenggal kab,Bungo,/jambi Diduga mungut biaya dua juta lima ratus ribu rupiah per Yunit,
Masarakat desa empelu kecematan tanah sepenggal kabupaten Bungo/Jambi Dapat bantuan bedah rumah sebayak lima belas rumah dari sumber dana APBN Melalui kementrian PUPR pusat , bantuan stimulan perumahan suadaya,(BSPS)
Sarat mendapat bedah rumah tersebut harus di bentuk pengurus atau panitia pelaksana, yang di tujuk oleh masarakat desa empelu tersebut dalam kepengurusan yaitu, 1 Masri sebagai ketua RT pulau indah 2 nama panggilan di desa empelu nadmi sebagai kepala kampung pasir putih,di desa empelu, apapun keluhan masarakat bisa melapor ke pengurus atau panitia tersebut, Ada pun bantuan rumah tersebut dari pemerintah Satu rumah di kucur kan dana kurang lebih dua puluh juta rupiah, Masarakat yang berhak penerima rumah bedah tersebut ada lima belas rumah,
Bantuan rumah tersebut Tidak menerima dana tunai di ganti dengan material sebayak tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah,untuk upah sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,jadi total keseluruhan nya dua. Puluh juta rupiah, Dalam bantuan tersebut oknum pengurus diduga mencari keuntungan dalam kesempatan tersebut penerima bantuan tersebut di mintak uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,sehingga masarakat kecewa kata nya gratis kok masih ada pungutan, Kamis 7 Juli 2022 Kami dari tim media dapat laporan dari masarakat desa empelu tersebut kami lansung turun kelapagan guna untuk mengecek benaran nya,setelah sampai di lapagan kami temukan lansung narasumber tersebut di kediaman nya di kampung pulau indah,berinisial (i)(t)(f)(y) dia menjelaskan kepada kami,memang benar ada pungutan sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,yang mungut uang tersebut pengurus (panitia)berinisial (m) Yang sangat di sayangkan inisial (i)tuna netra( buta),masih juga di pungut uang nya.mana hati nurani nya.
kata nya siapa yang mau dapat bedah rumah harus membayar uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah, kalau tidak mau bayar uang sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah,tidak dapat bantuan bedah rumah tersebut, ini mau kami pindahkan ke orang lain,tutur inisial(i) sementara,kami memang butuh bantuan bedah rumah mau tidak mau kami bayar lah uang tersebut sebayak dua juta lima ratus ribu rupiah, sementara rumah kami layak di bantu,
Pada hari yang sama kami dari tim media kerumah kediaman kades (Rio)sekitar jam 5 sore sampai di situ kami lansung mintak tangapan tersebut, kepada kades (Rio) desa empelu,dia mengatakan ke pada kami aku sebagai kades (Rio) tidak tau ada pungutan tersebut,kalau memang ada pungutan tersebut harus di balikan kepada yang bersangkutan,berani berbuat berani tangung jawab sementara ini tidak ada pungutan apa pun,apa lagi masala uang,
Pada hari yang sama Kami dari tim media lansung turun mau kompermasi atau kebenaran nya kediaman pengurus bedah rumah,yang berinisial (m) tersebut beralamat di kampung pulau indah desa empelu kebetulan pengurus tersebut tidak ada di tempat (rumah)merasa tidak ada di tempat kami lansung kompermasi melalui whatsapp tidak ada balasan,sedikit pun,
Setelah itu kami lansung ke pengurus yang lain nya lagi beralamat di kampung pasir putih yg berinisial (n) tidak ada juga di tempat Ahir nya kami kompermasi melalui WhatsApp dia mengatakan, saya sudah di keluarkan kan jadi pengurus tersebut,tidak mengurus itu lagi,
Kami dari media mintak tolong pada dinas terkait atau A,P,H usut tuntas masala tersebut,(abu)




