Pasuruan || polhukrim.com
Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota Silaturahmi serta memberikan santunan kepada keluarga almarhum Sukiadi alias Suki asal Dusun Rembang Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, di balai desa Jumat,27/01/2023.
Atas kepedulian dari pihak Polsek setempat, dalam hal ini keluarga almarhum menyampaikan ungkapan terima kasih sekaligus menyatakan bahwa Suki dalam keadaan sakit ketika terjadi penangkapan.
Keterangan itu dikuatkan bahwa almarhum pernah mengeluh kepada Kasun Dusun Rembang yakni saudara Selamet, bahwasanya Suki sebelum meninggal sering merasakan dadanya berdebar-debar dan badanya gemetar.
"Saat sebelum penangkapan suami saya sudah sakit dan mengeluhkan dadanya sering berdebar dan badanya gemetar kepada Pak Selamet" Tutur Fatmawati (40 th) istri Korban.
Di tempat yang sama, Kapolsek Nguling AKP Miftaful menuturkan kepada awak media mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Sukiadi alias Suki.
Dan menjelaskan, bahwa tim jajarannya ketika melakukan proses penangkapan dan penanganan terhadap almarhum Suki dilapangan sudah sesuai dengan SOP.
"Kami sangat berduka cita atas meninggalnya almarhum sukiadi, dan terkait masalah penyebab kematian tidaklah benar apa yang di kabar kan oleh pihak pihak lain.
"Bahkan istrinya sudah menyatakan, almarhum sukiadi sebelumnya memang mempunyai gejala penyakit jantung, bahkan menurut team medis juga seperti itu", Tegas Kapolsek.
Adapun yang hadir pada momen penyerahan santunan, selain dari pihak keluarga almarhum juga dihadiri beberapa perangkat desa dan kepala Desa Wotgalih termasuk tokoh masyarakat menyaksikan pelaksanaan acara pemberian santunan tersebut.(AP)
Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota Silaturahmi serta memberikan santunan kepada keluarga almarhum Sukiadi alias Suki asal Dusun Rembang Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, di balai desa Jumat,27/01/2023.
Atas kepedulian dari pihak Polsek setempat, dalam hal ini keluarga almarhum menyampaikan ungkapan terima kasih sekaligus menyatakan bahwa Suki dalam keadaan sakit ketika terjadi penangkapan.
Keterangan itu dikuatkan bahwa almarhum pernah mengeluh kepada Kasun Dusun Rembang yakni saudara Selamet, bahwasanya Suki sebelum meninggal sering merasakan dadanya berdebar-debar dan badanya gemetar.
"Saat sebelum penangkapan suami saya sudah sakit dan mengeluhkan dadanya sering berdebar dan badanya gemetar kepada Pak Selamet" Tutur Fatmawati (40 th) istri Korban.
Di tempat yang sama, Kapolsek Nguling AKP Miftaful menuturkan kepada awak media mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Sukiadi alias Suki.
Dan menjelaskan, bahwa tim jajarannya ketika melakukan proses penangkapan dan penanganan terhadap almarhum Suki dilapangan sudah sesuai dengan SOP.
"Kami sangat berduka cita atas meninggalnya almarhum sukiadi, dan terkait masalah penyebab kematian tidaklah benar apa yang di kabar kan oleh pihak pihak lain.
"Bahkan istrinya sudah menyatakan, almarhum sukiadi sebelumnya memang mempunyai gejala penyakit jantung, bahkan menurut team medis juga seperti itu", Tegas Kapolsek.
Adapun yang hadir pada momen penyerahan santunan, selain dari pihak keluarga almarhum juga dihadiri beberapa perangkat desa dan kepala Desa Wotgalih termasuk tokoh masyarakat menyaksikan pelaksanaan acara pemberian santunan tersebut.(AP)




