Pasuruan || polhukrim.com
Menanggapi rumor yang berkembang terkait meninggalnya terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) usai ditangkap dan diamankan oleh pihak Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota, dalam hal ini Kapolsek Nguling AKP Miftahul angkat bicara.
Bermula dari penangkapan terduga pelaku Curanmor bernama Suki warga Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dirumahnya, pada Minggu 22 Januari 2023 lalu.
"Jadi pada hari Minggu 22 Januari 2023 sekira pukul 00.17 WIB, unit reskrim Polsek Nguling telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku Curanmor bernama Sukiadi alias Suki. Tersangka dilakukan penangkapan dirumahnya", kata Kapolsek Nguling, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1) pagi.
Dikatakan oleh Kapolsek Nguling, bahwa terduga pelaku meninggal ketika hendak di interograsi oleh pihak unit Reskrim Polsek setempat. Dan mendadak terduga pelaku mengeluh dadanya terasa nyeri.
Melihat kondisi tersebut, petugas Reskrim akhirnya membawa Suki ke UGD Puskesmas Nguling untuk mendapat penanganan medis. Namun tuhan berkehendak lain nyawa Suki tidak tertolong alias meninggal dunia sekira pukul 03.30 WIB.
"Pada saat akan dilakukan interogasi, Dia (terduga pelaku) mengeluh dadanya nyeri. Sehingga pada saat itu langsung dipanggilkan petugas perawat dari Puskesmas, hingga akhirnya dibawah oleh anggota ke UGD Puskesmas Nguling untuk mendapat penanganan dan upaya medis sudah dilakukan. Namun ternyata Allah (tuhan) berkehendak lain dan Suki meninggal dunia", ujarnya.
Disisi lain Kapolsek sangat menyayangkan adanya informasi diluaran, bahwa almarhum Suki meninggal diduga akibat.
"Saya tahu di medsos viral bermacam-macam, yang intinya beritanya negatif. namun perlu diketahui, tidak ada satupun yang pernah datang untuk mengkonfirmasi atau klarifikasi kepada saya", ungkap AKP Miftahul.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa proses penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap terduga pelaku sudah sesuai prosedur dengan disertai surat penagkapan.
"Terkait meninggalnya saudara Sukiadi setelah diagnosa oleh Puskesmas Nguling, bahwa Dia meninggal karena diduga serangan jantung. Dan setelah kita galih informasi, ada beberapa tokoh di desa Wotgalih yaitu menurut Kasun Selamet memang si Suki ini pernah mengeluh sering dadanya nyeri dan badannya gemetar", Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, "Sehingga saya semakin nyambung dengan analisa hasil diagnosa dokter yang memang sudah dilakukan sesuai SOP yang ada. Dan dari awal kita sudah ada niat untuk empati, kepada keluarga korban terutama kepada istrinya dan kami turut berduka cita", pungkasnya.(AP)
Menanggapi rumor yang berkembang terkait meninggalnya terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) usai ditangkap dan diamankan oleh pihak Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota, dalam hal ini Kapolsek Nguling AKP Miftahul angkat bicara.
Bermula dari penangkapan terduga pelaku Curanmor bernama Suki warga Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dirumahnya, pada Minggu 22 Januari 2023 lalu.
"Jadi pada hari Minggu 22 Januari 2023 sekira pukul 00.17 WIB, unit reskrim Polsek Nguling telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku Curanmor bernama Sukiadi alias Suki. Tersangka dilakukan penangkapan dirumahnya", kata Kapolsek Nguling, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1) pagi.
Dikatakan oleh Kapolsek Nguling, bahwa terduga pelaku meninggal ketika hendak di interograsi oleh pihak unit Reskrim Polsek setempat. Dan mendadak terduga pelaku mengeluh dadanya terasa nyeri.
Melihat kondisi tersebut, petugas Reskrim akhirnya membawa Suki ke UGD Puskesmas Nguling untuk mendapat penanganan medis. Namun tuhan berkehendak lain nyawa Suki tidak tertolong alias meninggal dunia sekira pukul 03.30 WIB.
"Pada saat akan dilakukan interogasi, Dia (terduga pelaku) mengeluh dadanya nyeri. Sehingga pada saat itu langsung dipanggilkan petugas perawat dari Puskesmas, hingga akhirnya dibawah oleh anggota ke UGD Puskesmas Nguling untuk mendapat penanganan dan upaya medis sudah dilakukan. Namun ternyata Allah (tuhan) berkehendak lain dan Suki meninggal dunia", ujarnya.
Disisi lain Kapolsek sangat menyayangkan adanya informasi diluaran, bahwa almarhum Suki meninggal diduga akibat.
"Saya tahu di medsos viral bermacam-macam, yang intinya beritanya negatif. namun perlu diketahui, tidak ada satupun yang pernah datang untuk mengkonfirmasi atau klarifikasi kepada saya", ungkap AKP Miftahul.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa proses penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap terduga pelaku sudah sesuai prosedur dengan disertai surat penagkapan.
"Terkait meninggalnya saudara Sukiadi setelah diagnosa oleh Puskesmas Nguling, bahwa Dia meninggal karena diduga serangan jantung. Dan setelah kita galih informasi, ada beberapa tokoh di desa Wotgalih yaitu menurut Kasun Selamet memang si Suki ini pernah mengeluh sering dadanya nyeri dan badannya gemetar", Kapolsek.
Lanjut Kapolsek, "Sehingga saya semakin nyambung dengan analisa hasil diagnosa dokter yang memang sudah dilakukan sesuai SOP yang ada. Dan dari awal kita sudah ada niat untuk empati, kepada keluarga korban terutama kepada istrinya dan kami turut berduka cita", pungkasnya.(AP)




