Muratara || polhukrim.com
Belum satu tahun pembangunan jalan menuju akses dari Bingin Teluk kecamatan Rawas Ilir hingga perbatasan Musi Banyuasin terlihat sebagian jalan yang diaspal sudah mulai rusak dan riskan berlobang. Dikarenakan secara konstruksi lapisan aspal sangat tipis.
Pembangunan Peningkatan jalan ini yang menghabiskan anggaran 15 miliar yang bersumber dari APBD Pemkab Muratara Dinas PU BM baru saja diselesaikan akhir tahun 2022 dengan pihak rekanan yang mengerjakan nya PT Wahana Bukit Kristal (WBK).
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi tepat nya di Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara dimana ditemukan beberapa titik jalan aspal sudah mulai menipis dan rusak, hal ini disebabkan pengaspalan jalan sangat tipis dan tidak sesuai dengan agregat dan ketebalan aspal yang tidak sesuai dalam RAB.
Melalui sambungan seluler Rabu (15/03/2023) awak media mengkonfirmasikan dengan menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Heru Purnama, namun saat dihubungi tidak mau memberikan komentar dengan alasan lagi rapat begitu juga di tanyakan melalui pesan WhatsApp tidak membalas.
Dikesempatan lain Lembaga Pemerhati Pembangunan (LPP) Sumatera Selatan dimintai komentar nya oleh awak media melalui Iksan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera tindak lanjuti proyek peningkatan jalan Bingin Teluk dan perbatasan Muba, dikarenakan belum satu tahun jalan sudah mulai terlihat rusak sebagian. Ujar Iksan selaku ketua LPP.
"Kita menduga proyek peningkatan jalan tersebut banyak mengurangi volume dan menyimpang dari RAB, terlihat sangat tipis sekali aspal nya dan tidak memenuhi agregat dan ketebalan yang sesuai dalam gambar" ungkap Iksan.
Dari itu kita mendesak APH segera menindak lanjuti pembangunan jalan Bingin Teluk dan Perbatasan Muba karena sarat dengan indikasi penyimpangan. Papar nya. (Her)
Belum satu tahun pembangunan jalan menuju akses dari Bingin Teluk kecamatan Rawas Ilir hingga perbatasan Musi Banyuasin terlihat sebagian jalan yang diaspal sudah mulai rusak dan riskan berlobang. Dikarenakan secara konstruksi lapisan aspal sangat tipis.
Pembangunan Peningkatan jalan ini yang menghabiskan anggaran 15 miliar yang bersumber dari APBD Pemkab Muratara Dinas PU BM baru saja diselesaikan akhir tahun 2022 dengan pihak rekanan yang mengerjakan nya PT Wahana Bukit Kristal (WBK).
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi tepat nya di Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara dimana ditemukan beberapa titik jalan aspal sudah mulai menipis dan rusak, hal ini disebabkan pengaspalan jalan sangat tipis dan tidak sesuai dengan agregat dan ketebalan aspal yang tidak sesuai dalam RAB.
Melalui sambungan seluler Rabu (15/03/2023) awak media mengkonfirmasikan dengan menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Heru Purnama, namun saat dihubungi tidak mau memberikan komentar dengan alasan lagi rapat begitu juga di tanyakan melalui pesan WhatsApp tidak membalas.
Dikesempatan lain Lembaga Pemerhati Pembangunan (LPP) Sumatera Selatan dimintai komentar nya oleh awak media melalui Iksan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera tindak lanjuti proyek peningkatan jalan Bingin Teluk dan perbatasan Muba, dikarenakan belum satu tahun jalan sudah mulai terlihat rusak sebagian. Ujar Iksan selaku ketua LPP.
"Kita menduga proyek peningkatan jalan tersebut banyak mengurangi volume dan menyimpang dari RAB, terlihat sangat tipis sekali aspal nya dan tidak memenuhi agregat dan ketebalan yang sesuai dalam gambar" ungkap Iksan.
Dari itu kita mendesak APH segera menindak lanjuti pembangunan jalan Bingin Teluk dan Perbatasan Muba karena sarat dengan indikasi penyimpangan. Papar nya. (Her)




