Nias || polhukrim.com
Viral …Ruas Jalan Propinsi Di Desa HUNOGOA Kabupaten Nias KRITIS,Masyarakat Pulau Nias Meminta Presiden Jokowi Turunkan Tim Investigasi.
Mengawali pertengahan bulan Agustus 2023 ini, masyarakat Pulau Nias menangis dan penuh kesal atas kinerja oknum Ka.UPTD PUPR Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara yang tugas utamanya adalah mengawasi pelaksanaan kebijakan atas pengelolaan pembangunan jalan dan jembatan lintas lingkungan di kabupaten/kota di Pulau Nias , ironisnya telah beberapa bulan pemeliharaan ruas jalan di desa "Hunogoa" kabupaten Nias,desa "Moawo",desa "Teluk Belukar" Gunungsitoli Utara dan daerah Kecamatan Sawo di Nias Utara sampai sekarang belum tuntas dan belum turun tim pemeliharaan sesuai sistem design proyek Provisi Sumut diduga Proyek berbiaya miliaran rupiah digunakan untuk kepentingan kelompok oknum Instansi tertentu dan merupakan teka-teki masyarayarakat Nias kepada Gubernur Sumatera Utara dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara yang masih duduk bersanding melihat beberapa proyek propinsi di Pulau Nias sambil menunggu ketuntasan pemeliharaannya hingga 100 % sehingga masyarakat Pulau Nias kristis menderita melintasi ruas jalan kubangan bertebaran di mana-mana mengakibatkan ramah kecelakaan setiap harinya. Dengan kondisi ruas jalan yang yang sering mengganggu transportasi masyarakat,seluruh masyarakat Pulau Nias meminta kepada Presiden Joko Widodo segera menurunkan Tim Investigasi melihat proyek Provinsi Sumatera Utara yang tidak efesien dan diduga kongkalingkong oknum-oknum terhadap kondisi jalan Propinsi di Pulau Nias sesuai dengan SOP PUPR Pemprovsu dengan melaksanakan amanah Bekerja keras,Bergerak cepat dan Bertindak cepat.
Hasil konfirmasi kepada Ka.UPTD PUPR Gunungsitoli,Rizak Taruna Zega,diruang kerjanya mengatakan dengan rusaknya ruas jalan di desa Honogoa Kabupaten Nias dan sekitar kota Gunungsitoli menuju Nias Utara dan Nias Barat adalah benar dan ini proyek Propinsi telah melakukan supervise monitoring dengan melaporkan kejadiannya kepada atasannya dalam hal ini Kadis PUPR Pemprovsu (bukti foto monitoring dan kerja pemeliharaan tidak terlampir diduga fiktif),dengan tegasnya mengatakan,silahkan tanyakan kepada Gubernur Sumatera Utara dan Kadis PUPR Pemprovsu tentang kelanjutan proses kegiatan pemeliharaan ruas jalan yang telah rusak selama ini, karena saya adalah bawahan yang hanya melaporkan situasi yang terjadi di lapangan (Kamis, 09/08/2023).
Selanjutnya jawaban dari PPTK PUPR Gunungsitoli Pemprovsu PPTK pemeliharaan pembangunan jalan dan jembatan,an.Jhon Sitorus mengatakan bahwa tugasnya mengendalikan pelaksanaan kegiatan dan telah melaporkan perkembangan kegiatan proyek pemeliharaan karena dia hanya mendampingi atas pengamatan lapangan terhadap kinerja Kontraktor PT.PIJAR UTAMA dari Medan sebagai pemenang Tender pelelangan proyek Propinsi di tahun 2021 (Rabu 08/09/2023). Sehubungan dengan maraknya ruas jalan yang rusak di Pulau Nias akhir-akhir ini dan merupakan perhatian khusus di buku harian pemerintah Gubernur Sumatera Utada,Kadis PUPR pemprovsu dan UPTD Gunungsitoli bersama pemerintah daerah sesegera mungkin memberikan solusi agar secepatnya mengambil langkah saling berkoordinasi,bergotong royong membangun ide pada pelaksanaan pemeliharaan ruas jalan dan Jembatan di Pulau Nias yang merupakan transportasi penghubung pertumbuhan ekonomi dan bisnis masyarakat untuk mempercepat pulihnya perekonomian masyarkat Nias dari kota ke desa dan sebaliknya.
Jurnalis : Asali Lase
Viral …Ruas Jalan Propinsi Di Desa HUNOGOA Kabupaten Nias KRITIS,Masyarakat Pulau Nias Meminta Presiden Jokowi Turunkan Tim Investigasi.
Mengawali pertengahan bulan Agustus 2023 ini, masyarakat Pulau Nias menangis dan penuh kesal atas kinerja oknum Ka.UPTD PUPR Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara yang tugas utamanya adalah mengawasi pelaksanaan kebijakan atas pengelolaan pembangunan jalan dan jembatan lintas lingkungan di kabupaten/kota di Pulau Nias , ironisnya telah beberapa bulan pemeliharaan ruas jalan di desa "Hunogoa" kabupaten Nias,desa "Moawo",desa "Teluk Belukar" Gunungsitoli Utara dan daerah Kecamatan Sawo di Nias Utara sampai sekarang belum tuntas dan belum turun tim pemeliharaan sesuai sistem design proyek Provisi Sumut diduga Proyek berbiaya miliaran rupiah digunakan untuk kepentingan kelompok oknum Instansi tertentu dan merupakan teka-teki masyarayarakat Nias kepada Gubernur Sumatera Utara dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara yang masih duduk bersanding melihat beberapa proyek propinsi di Pulau Nias sambil menunggu ketuntasan pemeliharaannya hingga 100 % sehingga masyarakat Pulau Nias kristis menderita melintasi ruas jalan kubangan bertebaran di mana-mana mengakibatkan ramah kecelakaan setiap harinya. Dengan kondisi ruas jalan yang yang sering mengganggu transportasi masyarakat,seluruh masyarakat Pulau Nias meminta kepada Presiden Joko Widodo segera menurunkan Tim Investigasi melihat proyek Provinsi Sumatera Utara yang tidak efesien dan diduga kongkalingkong oknum-oknum terhadap kondisi jalan Propinsi di Pulau Nias sesuai dengan SOP PUPR Pemprovsu dengan melaksanakan amanah Bekerja keras,Bergerak cepat dan Bertindak cepat.
Hasil konfirmasi kepada Ka.UPTD PUPR Gunungsitoli,Rizak Taruna Zega,diruang kerjanya mengatakan dengan rusaknya ruas jalan di desa Honogoa Kabupaten Nias dan sekitar kota Gunungsitoli menuju Nias Utara dan Nias Barat adalah benar dan ini proyek Propinsi telah melakukan supervise monitoring dengan melaporkan kejadiannya kepada atasannya dalam hal ini Kadis PUPR Pemprovsu (bukti foto monitoring dan kerja pemeliharaan tidak terlampir diduga fiktif),dengan tegasnya mengatakan,silahkan tanyakan kepada Gubernur Sumatera Utara dan Kadis PUPR Pemprovsu tentang kelanjutan proses kegiatan pemeliharaan ruas jalan yang telah rusak selama ini, karena saya adalah bawahan yang hanya melaporkan situasi yang terjadi di lapangan (Kamis, 09/08/2023).
Selanjutnya jawaban dari PPTK PUPR Gunungsitoli Pemprovsu PPTK pemeliharaan pembangunan jalan dan jembatan,an.Jhon Sitorus mengatakan bahwa tugasnya mengendalikan pelaksanaan kegiatan dan telah melaporkan perkembangan kegiatan proyek pemeliharaan karena dia hanya mendampingi atas pengamatan lapangan terhadap kinerja Kontraktor PT.PIJAR UTAMA dari Medan sebagai pemenang Tender pelelangan proyek Propinsi di tahun 2021 (Rabu 08/09/2023). Sehubungan dengan maraknya ruas jalan yang rusak di Pulau Nias akhir-akhir ini dan merupakan perhatian khusus di buku harian pemerintah Gubernur Sumatera Utada,Kadis PUPR pemprovsu dan UPTD Gunungsitoli bersama pemerintah daerah sesegera mungkin memberikan solusi agar secepatnya mengambil langkah saling berkoordinasi,bergotong royong membangun ide pada pelaksanaan pemeliharaan ruas jalan dan Jembatan di Pulau Nias yang merupakan transportasi penghubung pertumbuhan ekonomi dan bisnis masyarakat untuk mempercepat pulihnya perekonomian masyarkat Nias dari kota ke desa dan sebaliknya.
Jurnalis : Asali Lase
Kabiro Kota Gunungsitoli






