Batu Bara || polhukrim.com
Sebelumnya Perkebunan PT.PN IV telah menggiatkan tanam perdana kelapa sawit yang dilakukan oleh pihak perkebunan dimulai Kebun Dolok Ilir,kebun Gunung Bayu, kebun Tinjauan II dan kebun lainya terakhir kebun Tanah Itam Ulu. Menurut GM (General Manager)Raja Swandi Purba bahwa hal ini tidak Tanam Perdana akhir dan akan ada Tutup Tanam yang akan digiat didolok Ilir kabupaten simalungun.Lima Puluh, Kamis,06/06/2024 .
Mengutip kata sambutan GM Rigional II bung Raja Swandy Purba mengatakan "Dengan dimulainya Tanaman Ulang (TU) tahun ini,dengan harapan hasil produksi dikebun Tanah Itam Ulu akan meningkat kedepannya disampaikan Raja,pihak perkebunan telah mengikuti sistem dimulai dari tumbang,meluku I dan II dengan menggunakan sistem tanam post hole digger, dan kami akan berusaha agar tanaman ini dapat menjadi Tanaman TBM yang prima dengan melakukan pemeliharaan yang benar serta menjaga kesuburan tanah yang nantinya dapat menghasilkan protas 19 ton/ Ha pertahun,ucapnya. Beliau juga menegaskan kepada yang hadir (stecholder) "perkebunan tidak menanam kalau kedepanya tidak ada curah hujan, dikuatirkan bibit akan setres dan menggangu perkebangan bibit" Sebut Raja.
Tampak hadir pada kegiatan TU 2024 kebun Tanah Itam Ulu Giem Regional II Raja Swandi Purba, Maneger Rigional II Tanah Itam Ulu Andy S.Limbong,Kabag tanaman Irpan Faisal,Asisten Kepala (Askep) Ardian Syaputra hadir juga mitra kerja PTPN IV pihak Vendor atau mewakili PT.Ken Jaya (Eto) dan juga dari PT.Ambya Moza Indo H.Budi Heryanto Dalimunte,SE Msi,Pengurus KTNA Batubara Gatot Bentoro (ketua) dan Sekretaris Drs.Ramlan M.Santoso.
Muspika kecamatan Datuk Lima Puluh dan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara,para tokoh masyarakat,anak yatim dan kaum duafah serta undangan lainya. Ditempat yang sama,anggota Babinsa 03 Lima Puluh Sertu Suherno mengucapkan selamat dan sukses atas tanam perdana kali ini,semoga hasil yang diharapkan dapat tercapai,hingga mensejahterakan karyawan dan tentunya berdampak kepada ekonomi masyarakat karena bila perusahaan sehat maka masyarakat juga dapat manfaatnya,ucapnya. Masi dilokasi yang sama,media ini berbincang dengan salah satu petinggi diperkebunan Tanah Itam Ulu, beliau mengatakan "kita punya harapan kepada muspika kiranya dapat bekerjasama dengan baik dalam mengantisipasi problem perkebunan,terutama pada ternak, bersama kita berikan himbauan kepada semua masyarakat sekitar atau yang berdampingan dengan perkebunan agar tidak mengembalakan ternaknya dengan liar atau menjaga ternak dengan baik,jangan masuk ternaknya di areal TBM,tuturnya.
Acara diawali dengan pemberian santunan kepada 15 orang anak yatim sekitar kebun, dan Acara diakhiri dengan penanaman perdana kelapa sawit yang dilakukan oleh pihak/stacholder perkebunan usai dengan ucap syukur terhadap tuhan YME kegiatan ini diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan GM,sembari foto bersama dengan harapan kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT,setelah TU tiga (3) tahun kedepan, produksi (hasil) nya sesuai harapan perkebunan.(A.Nduru/Gt)
Sebelumnya Perkebunan PT.PN IV telah menggiatkan tanam perdana kelapa sawit yang dilakukan oleh pihak perkebunan dimulai Kebun Dolok Ilir,kebun Gunung Bayu, kebun Tinjauan II dan kebun lainya terakhir kebun Tanah Itam Ulu. Menurut GM (General Manager)Raja Swandi Purba bahwa hal ini tidak Tanam Perdana akhir dan akan ada Tutup Tanam yang akan digiat didolok Ilir kabupaten simalungun.Lima Puluh, Kamis,06/06/2024 .
Mengutip kata sambutan GM Rigional II bung Raja Swandy Purba mengatakan "Dengan dimulainya Tanaman Ulang (TU) tahun ini,dengan harapan hasil produksi dikebun Tanah Itam Ulu akan meningkat kedepannya disampaikan Raja,pihak perkebunan telah mengikuti sistem dimulai dari tumbang,meluku I dan II dengan menggunakan sistem tanam post hole digger, dan kami akan berusaha agar tanaman ini dapat menjadi Tanaman TBM yang prima dengan melakukan pemeliharaan yang benar serta menjaga kesuburan tanah yang nantinya dapat menghasilkan protas 19 ton/ Ha pertahun,ucapnya. Beliau juga menegaskan kepada yang hadir (stecholder) "perkebunan tidak menanam kalau kedepanya tidak ada curah hujan, dikuatirkan bibit akan setres dan menggangu perkebangan bibit" Sebut Raja.
Tampak hadir pada kegiatan TU 2024 kebun Tanah Itam Ulu Giem Regional II Raja Swandi Purba, Maneger Rigional II Tanah Itam Ulu Andy S.Limbong,Kabag tanaman Irpan Faisal,Asisten Kepala (Askep) Ardian Syaputra hadir juga mitra kerja PTPN IV pihak Vendor atau mewakili PT.Ken Jaya (Eto) dan juga dari PT.Ambya Moza Indo H.Budi Heryanto Dalimunte,SE Msi,Pengurus KTNA Batubara Gatot Bentoro (ketua) dan Sekretaris Drs.Ramlan M.Santoso.
Muspika kecamatan Datuk Lima Puluh dan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara,para tokoh masyarakat,anak yatim dan kaum duafah serta undangan lainya. Ditempat yang sama,anggota Babinsa 03 Lima Puluh Sertu Suherno mengucapkan selamat dan sukses atas tanam perdana kali ini,semoga hasil yang diharapkan dapat tercapai,hingga mensejahterakan karyawan dan tentunya berdampak kepada ekonomi masyarakat karena bila perusahaan sehat maka masyarakat juga dapat manfaatnya,ucapnya. Masi dilokasi yang sama,media ini berbincang dengan salah satu petinggi diperkebunan Tanah Itam Ulu, beliau mengatakan "kita punya harapan kepada muspika kiranya dapat bekerjasama dengan baik dalam mengantisipasi problem perkebunan,terutama pada ternak, bersama kita berikan himbauan kepada semua masyarakat sekitar atau yang berdampingan dengan perkebunan agar tidak mengembalakan ternaknya dengan liar atau menjaga ternak dengan baik,jangan masuk ternaknya di areal TBM,tuturnya.
Acara diawali dengan pemberian santunan kepada 15 orang anak yatim sekitar kebun, dan Acara diakhiri dengan penanaman perdana kelapa sawit yang dilakukan oleh pihak/stacholder perkebunan usai dengan ucap syukur terhadap tuhan YME kegiatan ini diwarnai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan GM,sembari foto bersama dengan harapan kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT,setelah TU tiga (3) tahun kedepan, produksi (hasil) nya sesuai harapan perkebunan.(A.Nduru/Gt)






