-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Iklan

Dinkes Kabupaten Bungo Intensifkan Upaya Percepatan Penurunan Stunting, Wakil Bupati Resmi Membuka Kegiatan Publikasi Stunting Tahun 2025

Rabu, 26 November 2025 | November 26, 2025 WIB Last Updated 2025-11-26T10:54:02Z
Bungo-Jambi || polhukrim.com
Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo kembali menunjukkan komitmen kuat dalam upaya percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kegiatan Publikasi Stunting Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bungo pada Selasa (26/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis daerah dalam rangka menguatkan koordinasi, memperluas edukasi publik, serta meningkatkan transparansi mengenai kemajuan program penurunan stunting di Kabupaten Bungo.

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati Bungo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras dalam menurunkan angka stunting selama beberapa tahun terakhir. Beliau menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan program prioritas yang tidak hanya berkaitan dengan sektor kesehatan, tetapi juga berdampak luas terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Penanganan stunting merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas pemerintah. Seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta masyarakat perlu bersinergi untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan. Dengan kerja sama yang baik, kita optimis Kabupaten Bungo mampu mempercepat pencapaian indikator kesehatan anak,” ungkapnya.

Beliau menambahkan bahwa strategi percepatan penurunan stunting harus mencakup intervensi spesifik maupun intervensi sensitif, seperti peningkatan konsumsi gizi seimbang, penguatan sanitasi dan akses air bersih, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pendampingan keluarga berisiko stunting. Pemerintah daerah juga disebutkan terus memperkuat peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di seluruh kecamatan dan desa untuk memastikan intervensi dapat berjalan sesuai target.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo Dr Safarudin matondang dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan publikasi ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas program sekaligus menyampaikan capaian dan tantangan penanganan stunting kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas pertumbuhan anak. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya serta merumuskan langkah perbaikan berbasis data dan kebutuhan lapangan.

Agenda kegiatan mencakup penyampaian data terbaru mengenai angka stunting di Kabupaten Bungo, paparan strategi lintas sektor, sesi diskusi bersama para tenaga kesehatan dan perwakilan organisasi masyarakat, serta presentasi inovasi program dari beberapa puskesmas. Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, camat, kepala puskesmas, kader posyandu, organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan lain yang memiliki peran dalam pencegahan stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan juga menyoroti pentingnya pendekatan edukatif dan promotif untuk meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pola asuh, gizi seimbang, dan deteksi dini masalah pertumbuhan anak. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi jumlah keluarga berisiko tinggi dan meningkatkan persentase balita yang mendapatkan layanan gizi dan kesehatan secara komprehensif.

Pemerintah Kabupaten Bungo berharap bahwa penyelenggaraan Kegiatan Publikasi Stunting Tahun 2025 dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dan meningkatkan komitmen semua pihak dalam upaya penurunan stunting. Dengan kerja nyata dan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, Kabupaten Bungo menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun 2025 sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah menuju generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.(Erwin Siregar).

Iklan

×
Berita Terbaru Update