Mandailing Natal || polhukrim.com
Dengan berdirinya suatu perusahaan di anggap akan membawa kemajuan bagi sebuah desa sekitar dan juga untuk wilayah tersebut, apalagi sebuah perusahaan yang beroperasi di derah itu tentunya akan mengeluarkan CSR guna untuk pembangunan maupun perawatan jalan yang dipakai.
Namun beda dengan yang satu ini, betapa tidak, perusahaan yang sudah bertahun-tahun beroperasi di wilayah Desa Batu Mundam kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal diduga tidak pernah mengeluarkan CSR nya ke Desa dan Masyarakat Desa Batu Mundam tidak pernah mengetahui kemana itu CSR diberikan oleh perusahaan.
Salah satu bentuk dari ketidak pedulian perusahaan PT MAL/DAL yang beroperasi di Desa Batu Mundam adalah prasarana jalan desa ke batu mundam yang tidak pernah dilakukan perbaikan walaupun hanya sekedar pengerasan sehingga masyarakat pengguna jalan seringkali merasakan kesulitan disaat melalui jalan tersebut.
Apalagi disaat musim hujan jalan tersebut akan digenangi oleh air dan akan licin karena hanya tanah merah.
Padahal jalan ini lebih sering dilalui oleh kenderaan milik perusahaan yang membawa puluhan ton biji sawit yang sudah di panen. "Kami masyarakat desa batu mundam tidak pernah mengetahui kemana arahnya CSR perusahaan,namun jika benar CSR itu ada,kenapa jalan ke desa kami tidak pernah diperbaiki melalui CSR tersebut."ujat FD melalui telpon Whatshap.(2/12/22)
"Apakah perusahaan hanya untuk mencari keuntungan saja di Desa kami ini karena setahu saya dalam setiap perusahaan itukan ada yang namanya CSR tapi kami warga batu mundam tidak tau kemana arahnya CSR itu"tambahnya.
Desa Batu Mundam merupakan desa paling ujung wilayah pantai barat mandailing natal dan berbatasan dengan tapanuli selatan. Salah satu desa yang keberadaannya jauh dipedalaman berjarak sekitar lebih kurang 14 Km dari jalan lintas pantai barat Madina.
Warga meminta kepada Camat Muara Batang Gadis dan Bupati Madina agar meninjau keadaan jalan Ke desa Batu Mundam dan menanyakan masalah CSR dari perusahaan PT MAL/DAL yang sampai saat ini tidak menyentuh kepada masyarakat Desa Batu Mundam.(MJ)
Dengan berdirinya suatu perusahaan di anggap akan membawa kemajuan bagi sebuah desa sekitar dan juga untuk wilayah tersebut, apalagi sebuah perusahaan yang beroperasi di derah itu tentunya akan mengeluarkan CSR guna untuk pembangunan maupun perawatan jalan yang dipakai.
Namun beda dengan yang satu ini, betapa tidak, perusahaan yang sudah bertahun-tahun beroperasi di wilayah Desa Batu Mundam kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal diduga tidak pernah mengeluarkan CSR nya ke Desa dan Masyarakat Desa Batu Mundam tidak pernah mengetahui kemana itu CSR diberikan oleh perusahaan.
Salah satu bentuk dari ketidak pedulian perusahaan PT MAL/DAL yang beroperasi di Desa Batu Mundam adalah prasarana jalan desa ke batu mundam yang tidak pernah dilakukan perbaikan walaupun hanya sekedar pengerasan sehingga masyarakat pengguna jalan seringkali merasakan kesulitan disaat melalui jalan tersebut.
Apalagi disaat musim hujan jalan tersebut akan digenangi oleh air dan akan licin karena hanya tanah merah.
Padahal jalan ini lebih sering dilalui oleh kenderaan milik perusahaan yang membawa puluhan ton biji sawit yang sudah di panen. "Kami masyarakat desa batu mundam tidak pernah mengetahui kemana arahnya CSR perusahaan,namun jika benar CSR itu ada,kenapa jalan ke desa kami tidak pernah diperbaiki melalui CSR tersebut."ujat FD melalui telpon Whatshap.(2/12/22)
"Apakah perusahaan hanya untuk mencari keuntungan saja di Desa kami ini karena setahu saya dalam setiap perusahaan itukan ada yang namanya CSR tapi kami warga batu mundam tidak tau kemana arahnya CSR itu"tambahnya.
Desa Batu Mundam merupakan desa paling ujung wilayah pantai barat mandailing natal dan berbatasan dengan tapanuli selatan. Salah satu desa yang keberadaannya jauh dipedalaman berjarak sekitar lebih kurang 14 Km dari jalan lintas pantai barat Madina.
Warga meminta kepada Camat Muara Batang Gadis dan Bupati Madina agar meninjau keadaan jalan Ke desa Batu Mundam dan menanyakan masalah CSR dari perusahaan PT MAL/DAL yang sampai saat ini tidak menyentuh kepada masyarakat Desa Batu Mundam.(MJ)





