Mandailing Natal || polhukrim.com
Derasnya hujan sejak pukul 15.00 wib sore hingga malam hari ini (23/01/23) yang melanda wilayah kabupaten Mandailing Natal Khususnya Panyabungan membuat debit air sungai naik.
Begitu juga dengan kondisi sungai aek singolot yang melintasi daerah pesantren Musthofawiyah Purba Baru dikabarkan hingga malam hari ini debit air semakin naik.
Akibat dari naiknya debit air sungai tersebut salah satu santri Musthofawiyah Purba baru hanyut terseret derasnya arus sungai sekitar pukul 19.30 wib malam ini disaat sedang mandi dipinggir sungai.
Belum diketahui kondisi sampai saat berita ini dinaikkan, hanya saja pihak dari BPBD Kabupaten Madina masih terus melakukan pencarian di sepanjang sungai aek singolot.
Kejadian tentang adanya santri hanyut tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina Mukhsin Nasution.
“benar ada santri yang hanyut, kabarnya terbawa derasnya arus sungai di aek singolot, begitu mendapat informasi, Basarnas dan BPBD langsung kita turunkan kelokasi dan sampai saat ini sedang melakukan upaya pencarian disepanjang sungai aek singolot"Ucap Mukhsin Nasution.
Mukhsin juga menghimbau kepada seluruh warga yang rumahnya berada pada pinggiran sungai agar tetap waspada karena diketahui hingga malam ini pukul 21.42wib curah hujan masih mengguyur terus menerus dan dikhawatirkan akan sangat berbahaya bagi warga di daerah pinggiran sungai"pungkas Kaban BPBD Madina."bersambung"(MJ)
Derasnya hujan sejak pukul 15.00 wib sore hingga malam hari ini (23/01/23) yang melanda wilayah kabupaten Mandailing Natal Khususnya Panyabungan membuat debit air sungai naik.
Begitu juga dengan kondisi sungai aek singolot yang melintasi daerah pesantren Musthofawiyah Purba Baru dikabarkan hingga malam hari ini debit air semakin naik.
Akibat dari naiknya debit air sungai tersebut salah satu santri Musthofawiyah Purba baru hanyut terseret derasnya arus sungai sekitar pukul 19.30 wib malam ini disaat sedang mandi dipinggir sungai.
Belum diketahui kondisi sampai saat berita ini dinaikkan, hanya saja pihak dari BPBD Kabupaten Madina masih terus melakukan pencarian di sepanjang sungai aek singolot.
Kejadian tentang adanya santri hanyut tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina Mukhsin Nasution.
“benar ada santri yang hanyut, kabarnya terbawa derasnya arus sungai di aek singolot, begitu mendapat informasi, Basarnas dan BPBD langsung kita turunkan kelokasi dan sampai saat ini sedang melakukan upaya pencarian disepanjang sungai aek singolot"Ucap Mukhsin Nasution.
Mukhsin juga menghimbau kepada seluruh warga yang rumahnya berada pada pinggiran sungai agar tetap waspada karena diketahui hingga malam ini pukul 21.42wib curah hujan masih mengguyur terus menerus dan dikhawatirkan akan sangat berbahaya bagi warga di daerah pinggiran sungai"pungkas Kaban BPBD Madina."bersambung"(MJ)




