Sumsel-Pagar Alam|| polhukrim.com
Tim DPC AKPERSI (Asosiasi Kelurga Pers Indonesia) Mengunjungi Rumah yang berinisial JL yang di tilang oknum Satlatas polres Pagar Alam didepan SD Negeri 1 pagar alam. Selasa (11/03/2025)
Oknum berinisial JL menceritakan kronologis kejadian,"ia besama anaknya mau mencari dogan untuk dijual,pas didepan SD Negeri 1 simpang PU,ada Satuan Satlatas Polres Pagar Alam terlihat lalu JL mau Minggir karena ada satlantas,namun salah Satu oknum Lantas Berlari mengejarnya kemudian oknum polantas tersebut langsung menarik baju jaket anaknya JL kemudian motor saya oleng langsung terbalik akibat ditarik oknum polantas tersebut,tutur JL kepada wartawan.
Kemudian,saat ditanya ada kelengkapan surat kendaraan Motor "saya bilang motor ini lengkap tapi oknum Latas tetap menilang motor kami,karena anak saya yang saya boceng tidak memakai Helm,lalu saya bilang kenapa pegendara motor lain tidak pakai helem tidak diberhentikan dan tidak dikejar oknum Satlantas tersebut,alasannya tidak kelihatan oleh kami,JL menirukan kalimat oknum Satlantas tersebut.
Kemudian oknum petugas satlantas memberikan surat tilang dengan cara dilemparnya, kemudian saya menyuruh anak saya mengambil STNK motor kerumah,berselang berapa menit anak saya kembali kedepan SD Negeri 1 membawa STNK motor saya,langsung anak saya mengasikan ke oknum petugas satlantas,lalu oknum Satlantas bilang kalau Kuncinya tidak sama saya dengan WR yang menilang tadi,wong ke polres disini Kami sibuk.
Tim DPC AKPERSI bersama media menyampaikan apakah ada salah Satu Oknum Satlantas Merebut Hp yang viral Di medsos,"ia benar bapak itu merebut hp wong depan SD Negeri 1 langsung Menghapus vidio kejadian salah satu oknum petugas satlantas menarik baju anak saya mereka saling bentak,tutur JL.
Lajut JL, mengatakan bahwa dampak dari terbalik kendaraan saya akibat Oknum satlantas tadi menarik anak saya sehingga di bawah kelek saya masih sakit dan mengalami sesak dada,disela-sela Obrolan kami,salah satu anak pak JL mengatakan kami tidak terima,tutupnya. (Narto)
Tim DPC AKPERSI (Asosiasi Kelurga Pers Indonesia) Mengunjungi Rumah yang berinisial JL yang di tilang oknum Satlatas polres Pagar Alam didepan SD Negeri 1 pagar alam. Selasa (11/03/2025)
Oknum berinisial JL menceritakan kronologis kejadian,"ia besama anaknya mau mencari dogan untuk dijual,pas didepan SD Negeri 1 simpang PU,ada Satuan Satlatas Polres Pagar Alam terlihat lalu JL mau Minggir karena ada satlantas,namun salah Satu oknum Lantas Berlari mengejarnya kemudian oknum polantas tersebut langsung menarik baju jaket anaknya JL kemudian motor saya oleng langsung terbalik akibat ditarik oknum polantas tersebut,tutur JL kepada wartawan.
Kemudian,saat ditanya ada kelengkapan surat kendaraan Motor "saya bilang motor ini lengkap tapi oknum Latas tetap menilang motor kami,karena anak saya yang saya boceng tidak memakai Helm,lalu saya bilang kenapa pegendara motor lain tidak pakai helem tidak diberhentikan dan tidak dikejar oknum Satlantas tersebut,alasannya tidak kelihatan oleh kami,JL menirukan kalimat oknum Satlantas tersebut.
Kemudian oknum petugas satlantas memberikan surat tilang dengan cara dilemparnya, kemudian saya menyuruh anak saya mengambil STNK motor kerumah,berselang berapa menit anak saya kembali kedepan SD Negeri 1 membawa STNK motor saya,langsung anak saya mengasikan ke oknum petugas satlantas,lalu oknum Satlantas bilang kalau Kuncinya tidak sama saya dengan WR yang menilang tadi,wong ke polres disini Kami sibuk.
Tim DPC AKPERSI bersama media menyampaikan apakah ada salah Satu Oknum Satlantas Merebut Hp yang viral Di medsos,"ia benar bapak itu merebut hp wong depan SD Negeri 1 langsung Menghapus vidio kejadian salah satu oknum petugas satlantas menarik baju anak saya mereka saling bentak,tutur JL.
Lajut JL, mengatakan bahwa dampak dari terbalik kendaraan saya akibat Oknum satlantas tadi menarik anak saya sehingga di bawah kelek saya masih sakit dan mengalami sesak dada,disela-sela Obrolan kami,salah satu anak pak JL mengatakan kami tidak terima,tutupnya. (Narto)
Sumber : Team DPC AKPERSI




