Nias Utara || polhukrim.com
Dalam rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila, Kabupaten Nias Utara yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Nias Utara menggelar upacara bendera pada hari Kamis, Tanggal 01/06/2023. dengan Tema ‘Gotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global’.
Wakil Bupati Nias Utara Bertindak selaku inspektur upacara dan Posal Lahewa Letda Laut (T) Jonni Wanto Harefa selaku Komandan Upacara, Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pancasila yang lahir pada tanggal 1 Juni 1945 setelah adanya deklarasi hasil rapat PPKI menyatakan bahwa pancasila ditetapkan sebagai dasar dari philosofische grondslag atau bisa dikatakan sebagai dasar filosofi bagi bangsa Indonesia tercinta.
Pancasila sebagai pondasi negara dan pandangan hidup negara, maka sudah dipastikan harus ikut dalam dialektika peradaban dunia. Namun harus tetap tangguh dan berdiri tangguh dan berdiri kokoh sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang akan terus berkembang dan tak pernah berhenti pada tiap detik dan waktunya, Dalam sambutannya secara tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Wabup Nias Utara mengatakan menjadikan peristiwa 1998 sebagai contoh tangguhnya Pancasila Peristiwa kelam itu dapat dilalui hingga lahirnya era reformasi. "Saudara-saudara sekalian, ini bukan sekedar kejadian biasa karena telah melibatkan banyak elemen masyarakatyang timbul sebagai akibat ketidakpuasan atas adanya sistem pemerintahan yang dianggap pincang, zalim dan rezimisme” katanya.
Dengan semangat pembaharuan yang menggelora pada tiap bangsa Indonesia yang juga didukung kuat oleh nilai-nilai pancasila, lahirlah reformasi yang kini membuat kehidupan menjadi nyaman dan tentram. Meski begitu, semangat itu kini mulai ditinggalkan oleh tiap insan yang ada dan mulai luntur.
"Nilai-nilai luhur pancasila perlu dibumikan kembali melalui berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat di tengah-tengah keberagaman, karena pada saat ini pengamalan dan penghayatan nilai-nilai luhur pancasila sangat penting sebagai upaya merekatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa yang majemuk ini” Ujarnya.
Edy Juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara, melalui hari lahir nya pancasila 1 Juni 2023 ini, agar bersama-sama membangun jiwa semangat 4 pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara supaya cita-cita pembangunan yang diharapkan dapat berdaya guna dan berhasil untuk kesejahteraan rakyat. "Melalui kesempatan ini, kami atas nama pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak secara damai, aman dan lancar serta terhindar dari gangguan-gangguan keamanan.Kami berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing isu-isu hoax dan ujaran kebencian serta faham-faham radikalisme yang berkembang dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa” tuturnya.
Dalam upacara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kab. Nias Utara, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kakan Kemenag Kab. Nias Utara, Pabung Kodim 0213/Nias, Kapolsek Lotu, unsur TNI/POLRI, ASN dan THL dilingkup Pemkab Nias Utara dan Siswa-Siswi Sekolah di Kabupaten Nias Utara.
Jurnalis : Junius Zalukhu
Dalam rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila, Kabupaten Nias Utara yang bertempat di Halaman Kantor Bupati Nias Utara menggelar upacara bendera pada hari Kamis, Tanggal 01/06/2023. dengan Tema ‘Gotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global’.
Wakil Bupati Nias Utara Bertindak selaku inspektur upacara dan Posal Lahewa Letda Laut (T) Jonni Wanto Harefa selaku Komandan Upacara, Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pancasila yang lahir pada tanggal 1 Juni 1945 setelah adanya deklarasi hasil rapat PPKI menyatakan bahwa pancasila ditetapkan sebagai dasar dari philosofische grondslag atau bisa dikatakan sebagai dasar filosofi bagi bangsa Indonesia tercinta.
Pancasila sebagai pondasi negara dan pandangan hidup negara, maka sudah dipastikan harus ikut dalam dialektika peradaban dunia. Namun harus tetap tangguh dan berdiri tangguh dan berdiri kokoh sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang akan terus berkembang dan tak pernah berhenti pada tiap detik dan waktunya, Dalam sambutannya secara tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Wabup Nias Utara mengatakan menjadikan peristiwa 1998 sebagai contoh tangguhnya Pancasila Peristiwa kelam itu dapat dilalui hingga lahirnya era reformasi. "Saudara-saudara sekalian, ini bukan sekedar kejadian biasa karena telah melibatkan banyak elemen masyarakatyang timbul sebagai akibat ketidakpuasan atas adanya sistem pemerintahan yang dianggap pincang, zalim dan rezimisme” katanya.
Dengan semangat pembaharuan yang menggelora pada tiap bangsa Indonesia yang juga didukung kuat oleh nilai-nilai pancasila, lahirlah reformasi yang kini membuat kehidupan menjadi nyaman dan tentram. Meski begitu, semangat itu kini mulai ditinggalkan oleh tiap insan yang ada dan mulai luntur.
"Nilai-nilai luhur pancasila perlu dibumikan kembali melalui berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat di tengah-tengah keberagaman, karena pada saat ini pengamalan dan penghayatan nilai-nilai luhur pancasila sangat penting sebagai upaya merekatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa yang majemuk ini” Ujarnya.
Edy Juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara, melalui hari lahir nya pancasila 1 Juni 2023 ini, agar bersama-sama membangun jiwa semangat 4 pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara supaya cita-cita pembangunan yang diharapkan dapat berdaya guna dan berhasil untuk kesejahteraan rakyat. "Melalui kesempatan ini, kami atas nama pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak secara damai, aman dan lancar serta terhindar dari gangguan-gangguan keamanan.Kami berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing isu-isu hoax dan ujaran kebencian serta faham-faham radikalisme yang berkembang dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa” tuturnya.
Dalam upacara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kab. Nias Utara, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kakan Kemenag Kab. Nias Utara, Pabung Kodim 0213/Nias, Kapolsek Lotu, unsur TNI/POLRI, ASN dan THL dilingkup Pemkab Nias Utara dan Siswa-Siswi Sekolah di Kabupaten Nias Utara.
Jurnalis : Junius Zalukhu






